HUJAN deras yang mengguyur Kota Medan beberapa waktu lalu tak hanya menyisakan genangan dan lumpur, tetapi juga mengubah pola belanja masyarakat. Di tengah situasi pascabanjir itu, AZKO Medan Putri Hijau justru menjadi salah satu tujuan warga untuk kembali menata rumah dan kehidupan sehari-hari.
Terletak di Gedung Antara, Jalan Putri Hijau No.12, Kesawan, Kecamatan Medan Baru, AZKO hadir sebagai wajah baru ritel perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup yang sebelumnya dikenal masyarakat sebagai Ace Hardware.
“Setelah banjir kemarin, alat-alat kebersihan jadi yang paling banyak dicari,” ujar Sani, salah satu staf AZKO Medan Putri Hijau, saat ditemui di sela aktivitas melayani pelanggan, pekan lalu.
Dari Perkakas hingga Gaya Hidup
Sebagai merek ritel lokal yang dikelola PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, bagian dari Kawan Lama Group, AZKO membawa konsep Home Life Improvement—bukan sekadar menjual barang, tetapi membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup di rumah.
Lebih dari 80.000 jenis produk tersedia di AZKO. Mulai dari perkakas dan perangkat keras, perlengkapan dapur, furnitur dan dekorasi rumah, produk kebersihan, otomotif, hingga kebutuhan gaya hidup seperti perlengkapan hobi, olahraga, dan produk bayi.
Tak hanya itu, AZKO juga menghadirkan sejumlah merek internal unggulan seperti KRISBOW, KRIS, KLAZ, dan STORA yang dikenal fungsional dan berkualitas.
Elektronik Masih Jadi Favorit
Di Sumatera Utara, produk elektronik tertentu tetap menjadi primadona. Menurut Sani, merek Philips masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
“Rice cooker dan blender Philips paling sering dicari. Banyak pelanggan yang sudah percaya kualitasnya,” katanya.
Untuk memberikan rasa aman kepada konsumen, AZKO menerapkan kebijakan garansi yang jelas. Produk elektronik mendapatkan garansi satu tahun penuh, sementara produk non-elektronik memiliki masa garansi 14 hari setelah digunakan.
Tren Belanja yang Ikut Situasi
Menariknya, tren penjualan di AZKO sangat dipengaruhi oleh kondisi dan momentum. Jika biasanya menjelang Natal dan Tahun Baru produk alat panggangan atau BBQ menjadi incaran, situasinya berbeda tahun ini.
“Harusnya di edisi tahun baru, alat BBQ paling laris. Tapi karena pascabanjir, orang-orang lebih fokus beli alat kebersihan dan kebutuhan dasar rumah,” jelas Sani.
Hal ini menunjukkan bahwa AZKO bukan hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga cermin kebutuhan masyarakat yang terus berubah mengikuti situasi.
Sani, staf AzkoRebranding dan Identitas Baru
Transformasi menjadi AZKO menandai babak baru perjalanan perusahaan yang berdiri sejak 1995. Setelah hampir tiga dekade beroperasi sebagai Ace Hardware Indonesia, berakhirnya lisensi internasional pada 31 Desember 2024 membuka jalan bagi lahirnya merek lokal yang sepenuhnya mandiri.
Mulai 1 Januari 2025, AZKO resmi diperkenalkan sebagai merek Indonesia dengan konsep toko yang lebih modern, interaktif, dan inspiratif—bukan sekadar toko perkakas, melainkan mitra masyarakat dalam membangun rumah dan kehidupan yang lebih baik.
Di tengah dinamika kota Medan dan tantangan pascabencana, AZKO Medan Putri Hijau hadir bukan hanya sebagai pusat belanja, tetapi juga sebagai bagian dari proses warga untuk kembali menata rumah, harapan, dan keseharian mereka. (Muhammad Rezeki)
Komentar
Posting Komentar