DPRD Sumut Dorong Disperindag ESDM Perkuat Pengawasan Harga Pangan



MEDAN : Anggota DPRD Sumatera Utara, Viktor Silaen, mendorong Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumut untuk lebih proaktif dan responsif dalam mengendalikan harga pangan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Viktor menegaskan, Disperindag ESDM memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan di pasar. Karena itu, pengawasan terhadap penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP) harus diperkuat melalui langkah nyata di lapangan.

“Disperindag ESDM jangan hanya mengandalkan laporan. Harus hadir langsung di pasar, memastikan HET dan HAP benar-benar dipatuhi. Ini momentum bagi dinas untuk menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat,” ujar politisi Partai Golkar tersebut kepada wartawan, pekan lalu.

Ia menilai, tantangan kenaikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan harus dijawab dengan kerja cepat dan terukur. Menurutnya, jika pengawasan dilakukan secara konsisten, potensi lonjakan harga dapat ditekan sejak dini.

“Kalau ada indikasi harga mulai bergerak naik, Disperindag ESDM harus segera bertindak. Jangan menunggu ramai keluhan masyarakat baru turun tangan,” katanya.

Viktor juga mendorong Disperindag ESDM Sumut untuk memperkuat koordinasi dengan Satgas Pangan, Bulog, serta pemerintah kabupaten/kota guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan intervensi pasar dapat dilakukan tepat waktu.

“Operasi pasar, sidak, dan pembinaan pedagang harus berjalan beriringan. Dengan koordinasi yang solid, stabilitas harga bisa dijaga tanpa menimbulkan gejolak,” ujarnya.

Selain penegakan aturan, Viktor menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan pembinaan kepada pedagang agar memahami aturan HET dan HAP. Namun, ia menegaskan sanksi tetap harus diberlakukan bagi pelanggaran yang dilakukan secara sengaja dan berulang.

“Kita dorong Disperindag ESDM bekerja maksimal. Edukasi jalan, pengawasan jalan, penindakan tetap ada. Tujuannya satu: melindungi daya beli rakyat,” tegasnya.

Ia berharap, dengan peran aktif Disperindag ESDM, masyarakat Sumut dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah di pasar, terutama pada momen krusial menjelang Nataru.

“Kalau dinas bergerak cepat dan konsisten, harga bisa terkendali dan masyarakat lebih tenang menghadapi hari besar keagamaan,” pungkas Viktor. (Erniyati)

Komentar