Dilantik Jadi Kepala SMKN 10 Medan, Rafiah Siap Wujudkan Pendidikan Vokasi Unggul












Rafiah, S.Pd, M.Si resmi dilantik sebagai Kepala SMK Negeri 10 Kota Medan 

MEDAN — Rafiah, S.Pd, M.Si melakukan serah terima jabatan dari pejabat sebelumnya Herawati seatelah resmi dilantik sebagai Kepala SMK Negeri 10 Kota Medan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bersama 248 kepala sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin (19/1/2026).

Sertijab itu disaksikan Kacabdis Wilayah I Davit Elton Nainggolan dan jajaran, para guru dan undangan.

Dalam sambutannya, Kacabdis Wilayah I Davit Elton Nainggolan, menyampaikan pesan Gubernur Bobby Nasution yang menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme kepala sekolah, khususnya dalam pengelolaan keuangan. 

Kepala sekolah diminta memahami manajemen keuangan secara menyeluruh agar tidak terjadi pungutan liar dan tidak membebani peserta didik.

Selain itu, Gubernur Bobby Nasution juga mendorong peningkatan kualitas peserta didik, terutama dalam capaian akademik, nilai rata-rata penerimaan mahasiswa baru, serta hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kepala sekolah diharapkan mampu memimpin penguatan proses pembelajaran melalui kolaborasi guru dan manajemen sekolah yang efektif.

Usai dilantik, Rafiah menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen membawa SMKN 10 Medan menjadi sekolah vokasi yang inovatif dan berdaya saing.

“Kami akan memperkuat pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kompetensi keahlian, tetapi juga pembentukan karakter, etika kerja, dan kedisiplinan siswa,” ujar Rafiah, yang sebelumnya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 7 Medan,

Menurut Rafiah, peran kepala sekolah tidak hanya sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu mendorong peningkatan mutu guru dan budaya belajar siswa.

Ia menilai pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan zaman serta tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.

Oleh karena itu, SMKN 10 Medan yang beralamat di Jl Cik Ditiro No 57 Medan itu, akan diarahkan pada penguatan kompetensi keahlian berbasis praktik, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta penguatan literasi digital.

Langkah ini diharapkan mampu membentuk lulusan yang adaptif, kreatif, dan siap bersaing di era global.

Rafiah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, serta dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kerja sama tersebut ditujukan untuk membuka peluang magang, sertifikasi kompetensi, hingga penyaluran lulusan ke dunia kerja maupun wirausaha mandiri.

Sejalan dengan kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Rafiah menyatakan kesiapan mendukung mekanisme evaluasi kinerja kepala sekolah secara berkala.

Evaluasi ini dipandang sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan guna memastikan layanan pendidikan berjalan sesuai standar dan arah kebijakan pendidikan daerah.

“Penugasan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab. Dengan dukungan seluruh warga sekolah dan masyarakat, kami optimistis SMKN 10 Medan mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. erniyati

Komentar