MEDAN — Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dibuktikan melalui peningkatan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, Tamtama, serta PNS Polri periode 1 Januari 2026 di Lapangan KS Tubun Polda Sumut, Jumat (2/1/2026).
Dalam amanatnya, Kapolda mengingatkan seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat agar semakin dewasa dalam bersikap, bijaksana dalam bertindak, serta konsisten memegang nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja.
“Pangkat yang lebih tinggi harus berbanding lurus dengan tanggung jawab yang semakin besar, baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban maupun menghadirkan rasa keadilan di tengah masyarakat,” ujar Kapolda.
Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga moralitas dan etika profesi Polri di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama Polri yang hanya dapat diraih melalui perilaku yang berintegritas dan kinerja yang profesional.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumut mengucapkan selamat kepada Karo Log, Karo Ops, dan Karo SDM Polda Sumut yang naik pangkat menjadi Perwira Tinggi Polri berpangkat Brigadir Jenderal Polisi. Selain itu, sebanyak 1.833 personel Polda Sumut turut menerima kenaikan pangkat, terdiri dari 402 Perwira, 1.379 Bintara, 26 Tamtama, dan 26 PNS Polri.
Kapolda mendorong seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman, serta bersikap solutif dalam menyikapi persoalan di masyarakat.
Menutup amanatnya, Kapolda berharap momentum kenaikan pangkat di awal tahun 2026 dapat menjadi dorongan kuat bagi seluruh jajaran Polda Sumut untuk terus berbenah dan menghadirkan Polri yang Presisi, profesional, dan semakin dipercaya masyarakat. (erniyati)
Komentar
Posting Komentar