MEDAN — Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kota Medan, M Ihsan Kurnia, menyatakan dukungan penuh terhadap sikap politik MKGR Sumatera Utara yang secara resmi mendukung Hendri Yanto Sitorus untuk memimpin DPD Partai Golkar Sumatera Utara.
Ihsan menilai keputusan MKGR Sumut tersebut merupakan hasil kajian dan pertimbangan matang yang berorientasi pada kepentingan daerah serta keberlanjutan pembangunan Sumatera Utara.
“MKGR sebagai bagian dari organisasi kekaryaan Golkar mendukung penuh keputusan MKGR Sumut yang memberikan dukungan kepada Hendri Sitorus. Ini bukan keputusan emosional, melainkan langkah strategis yang mempertimbangkan kapasitas, rekam jejak, serta komitmen beliau terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ihsan, Sabtu (17/1).
Selain menjabat sebagai Ketua MKGR Medan, Ihsan Kurnia juga dikenal sebagai tokoh organisasi dan aktivis sosial yang aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan serta konsolidasi politik di Sumatera Utara. Ia menilai Hendri Yanto Sitorus, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Labuhanbatu Utara, merupakan figur muda yang energik dan memiliki pengalaman kepemimpinan yang mumpuni.
Menurut Ihsan, di bawah kepemimpinan Hendri Sitorus, Golkar Sumut diyakini akan semakin solid dan mampu membangun kolaborasi yang harmonis antara kader senior dan generasi muda, termasuk memberikan ruang strategis bagi kalangan Gen Z dalam pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Ihsan menegaskan bahwa MKGR yang lahir dari semangat gotong royong memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung pemimpin yang mampu menjaga stabilitas, merawat persatuan, serta berpihak kepada kepentingan rakyat.
“MKGR tidak hanya bicara soal politik elektoral, tetapi juga nilai kebersamaan, persatuan, dan keberlanjutan pembangunan. Sosok Hendri Sitorus kami nilai sejalan dengan nilai-nilai tersebut,” tegasnya.
Ihsan juga menilai dukungan MKGR Sumut terhadap Hendri Sitorus akan menjadi energi positif dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta memperjelas arah perjuangan politik MKGR di Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa MKGR siap mengambil peran aktif dan konstruktif dalam proses demokrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ihsan mengajak seluruh kader MKGR, simpatisan, dan elemen masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif serta menjunjung tinggi etika demokrasi.
“Perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar. Namun persatuan dan kepentingan rakyat harus tetap menjadi prioritas utama. Demokrasi harus berjalan damai, jujur, dan bermartabat,” katanya.
Ihsan optimistis, dengan dukungan berbagai elemen masyarakat dan organisasi, Hendri Yanto Sitorus mampu menjawab harapan publik serta menghadirkan kepemimpinan yang berorientasi pada kerja nyata, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.
Sementara itu, akademisi UIN Sumatera Utara, Dr. Suheri Harahap, menilai Hendri Yanto Sitorus memiliki peluang besar untuk memimpin DPD Partai Golkar Sumut sekaligus membawa partai meraih kemenangan pada Pilkada mendatang. Penilaian tersebut disampaikan dalam kajian sosio-politik terkait bursa calon Ketua Golkar Sumut.
Menurut Suheri, Hendri Yanto Sitorus memiliki modal elektoral yang kuat, tercermin dari kemenangan telaknya di Kabupaten Labuhanbatu Utara dengan perolehan suara mencapai 88,05 persen. Capaian tersebut menunjukkan efektivitas kepemimpinan serta solidnya mesin politik yang dimilikinya.
Selain itu, Hendri dinilai mampu menjembatani kepentingan politik wilayah Tapanuli dan Pesisir Timur, serta mengintegrasikan kekuatan sosial-politik di Sumatera Utara. Meski menghadapi tantangan seperti isu dinasti dan resistensi elite, ia diyakini mampu mengatasinya melalui kinerja politik yang solid, sinergi internal partai, serta dukungan kuat dari akar rumput. (Erniyati)
Komentar
Posting Komentar