Mayjen TNI (Purn.) Dr. Hassanudin: Leadership Day 2025 UGM Perkuat Kepemimpinan Kolaboratif Menuju Indonesia Emas 2045
Mayjen TNI (Purn.) Dr. Hassanudin, S.I.P., M.M.
YOGYAKARTA — Ketua Keluarga Alumni Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (Kapimgama), Mayjen TNI (Purn.) Dr. Hassanudin, S.I.P., M.M., menegaskan pentingnya kepemimpinan kolaboratif dan inovatif dalam menghadapi tantangan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Leadership Day 2025 yang diselenggarakan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kegiatan yang digagas Program Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (MDKIK) UGM bersama Kapimgama ini mengangkat tema “Collaborative and Innovative Leadership toward Indonesia Emas 2045.” Acara berlangsung secara hybrid di Student Center Gedung Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM serta disiarkan melalui kanal YouTube MDKIK UGM.
Dalam forum tersebut, Dr. Hassanudin menekankan bahwa kepemimpinan masa depan tidak bisa berjalan secara sektoral. Sinergi antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil menjadi kunci dalam melahirkan kebijakan publik yang adaptif dan berdampak luas. Menurutnya, pemimpin harus memiliki keberanian berinovasi, kepekaan sosial, serta kemampuan membangun kolaborasi lintas disiplin.
Leadership Day 2025 menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai pembicara, di antaranya Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Prof. Dr. Wening Udasmoro, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemendikstiristek Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, Managing Director Holding Operational Danantara Agus Dwi Handaya, Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Digital Raden Wijaya Kusumawardhana, serta Head of Business and Market Development Traveloka Group Willy Sakareza.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi keynote speech mengenai fondasi kepemimpinan lintas disiplin, kepemimpinan transformasional, serta kepemimpinan digital. Diskusi kemudian berlanjut ke sesi talkshow “Women and Strategic Leadership” yang menyoroti peran pemimpin perempuan dalam perumusan kebijakan strategis, serta sesi “Youth Leadership” yang memberikan inspirasi bagi generasi muda dalam membangun karakter kepemimpinan yang inovatif dan adaptif.
Salah satu agenda penting lainnya adalah Lead-teracy Talk yang ditandai dengan peluncuran buku karya Lasarus Bambang S. dan Tommy Andri Wardhana. Momen ini menegaskan bahwa penguatan literasi dan refleksi intelektual merupakan bagian tak terpisahkan dari proses membangun kepemimpinan yang visioner.
Kegiatan ditutup dengan Creative Session berupa pertunjukan seni dan pemberian apresiasi kepada para partisipan. Sesi ini menjadi simbol bahwa kepemimpinan tidak hanya berbicara soal kebijakan dan strategi, tetapi juga semangat kolektif, kreativitas, dan penghargaan terhadap kontribusi bersama.
Melalui Leadership Day 2025, MDKIK Sekolah Pascasarjana UGM bersama Kapimgama menegaskan komitmennya dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang berkarakter, inovatif, dan kolaboratif. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai kalangan menunjukkan besarnya antusiasme terhadap penguatan kepemimpinan nasional dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.(erniyati)
Komentar
Posting Komentar