MEDAN (Kilasberita65): Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumatera Utara (APMPEMUS) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Direktur Hubungan dan Kelembagaan PalmCo, Arya Shandiyudha, dalam memperkuat tata kelola internal serta membangun kemitraan eksternal yang lebih terbuka dan kolaboratif di lingkungan PTPN IV Regional I dan Regional II Sumatera Utara.
Menurut APMPEMUS, langkah tersebut bukan sekadar pembenahan administratif, melainkan bagian dari transformasi kelembagaan yang mencerminkan kepemimpinan visioner, progresif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan yang selama ini dihadapi perusahaan perkebunan milik negara.
Ketua APMPEMUS, Iqbal, SH, mengatakan PTPN masih menghadapi sejumlah tantangan yang memerlukan penanganan secara komprehensif. Di antaranya pengamanan aset negara, maraknya pencurian hasil perkebunan, optimalisasi pengelolaan lahan, hingga penyelesaian konflik Hak Guna Usaha (HGU) yang kerap menimbulkan gesekan antara perusahaan dan masyarakat.
Selain itu, menurutnya, perusahaan juga perlu memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekitar wilayah operasional, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam ekosistem ekonomi perusahaan, serta memberikan perhatian terhadap pengelolaan lingkungan, termasuk aktivitas pabrik kelapa sawit (PKS), agar keberadaan perusahaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Iqbal menilai kebijakan Arya Shandiyudha yang mengedepankan penguatan internal perusahaan dan pembangunan kemitraan eksternal merupakan strategi yang tepat untuk menjawab berbagai tantangan tersebut.
"Penguatan internal akan melahirkan organisasi yang lebih disiplin, profesional, dan berintegritas. Sementara kemitraan dengan masyarakat, organisasi kepemudaan, dan para pemangku kepentingan akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus meminimalkan potensi konflik," ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan yang mengedepankan transparansi, keterbukaan informasi publik, dan dialog yang inklusif menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
"Ini merupakan langkah yang tepat dan sangat dibutuhkan. Pendekatan yang tegas namun tetap komunikatif akan menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga aset negara sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan," tegasnya.
APMPEMUS juga menilai transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama dalam setiap kebijakan perusahaan. Karena itu, sistem pengawasan internal perlu terus diperkuat guna mencegah berbagai bentuk penyimpangan serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Di sisi lain, penyelesaian persoalan lahan HGU dinilai harus dilakukan melalui pendekatan hukum yang jelas, didukung data yang akurat, serta membuka ruang dialog yang adil bagi seluruh pihak. Pendekatan yang humanis namun tetap berlandaskan aturan hukum diyakini mampu menghasilkan solusi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
APMPEMUS juga mendorong PTPN IV Regional I dan II agar semakin aktif menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi lokal, serta pelibatan masyarakat sekitar dalam berbagai aktivitas perusahaan.
Menurut APMPEMUS, pengalaman Arya Shandiyudha di bidang hubungan kelembagaan dan keterbukaan informasi publik menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara perusahaan, pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
"Kami percaya, dengan penguatan internal yang solid dan kemitraan eksternal yang inklusif, PTPN IV Regional I dan II akan menjadi perusahaan yang semakin kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat. Ini bukan hanya tentang kemajuan perusahaan, tetapi juga tentang bagaimana aset negara dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat," kata Iqbal.
Sebagai bentuk komitmen, APMPEMUS menyatakan siap menjadi mitra konstruktif dalam mengawal setiap proses pembenahan yang dilakukan perusahaan. Organisasi tersebut juga menegaskan akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif, independen, dan bertanggung jawab demi memastikan setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
APMPEMUS menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah strategis PalmCo, mengawal proses transformasi perusahaan, serta menjadi mitra konstruktif dalam menjaga aset negara dan mendorong kemajuan PTPN di Sumatera Utara.
"PTPN kuat, masyarakat sejahtera, aset negara terjaga." (ERNI)
Komentar
Posting Komentar