Gibson Panjaitan Optimistis Infrastruktur Medan Siap Sambut Rakernas APEKSI 2026
MEDAN(media kilasberita.com) – Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026, optimisme terhadap kesiapan infrastruktur Kota Medan terus menguat. Berbagai pembenahan jalan, drainase, trotoar hingga rekayasa lalu lintas dinilai telah dipersiapkan untuk menyambut ratusan kepala daerah dan delegasi dari seluruh Indonesia yang akan hadir pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026.
Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan yang kini bertugas di Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Utara, Ir. Gibson Panjaitan, S.T., M.M., menyatakan optimistis Kota Medan mampu menjadi tuan rumah yang baik dalam perhelatan nasional tersebut.
"Seluruh jajaran teknis di Kota Medan telah bekerja maksimal melalui berbagai rapat koordinasi tematik untuk memastikan keterpaduan jalan, jembatan, drainase, dan trotoar. Saya optimistis, dengan sinergi lintas sektor yang kuat, infrastruktur Medan siap menyambut para delegasi dengan performa terbaik. Ini menjadi momentum pembuktian bahwa Medan adalah kota yang tangguh dan ramah bagi seluruh tamu," ujar Gibson, Jumat (26/6).
Rakernas XVIII APEKSI mengusung tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat" dan akan dipusatkan di sejumlah lokasi strategis, di antaranya Santika Dyandra Convention Center dan Grand City Hall Medan.
Sementara itu, Ketua LSM Tritura Sumatera Utara, Idris Johansyah, mengingatkan agar momentum menjadi tuan rumah Rakernas APEKSI tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga menunjukkan kualitas pembangunan Kota Medan.
Menurut Idris, pemerintah perlu memastikan seluruh infrastruktur pendukung telah siap, terutama proyek drainase, penataan trotoar, dan akses jalan menuju lokasi kegiatan sehingga memberikan kenyamanan bagi para tamu dari berbagai daerah.
"Sebagai tuan rumah, Kota Medan akan menerima ratusan wali kota dan pejabat daerah dari seluruh Indonesia. Kami berharap seluruh proyek infrastruktur, terutama drainase, trotoar, dan akses menuju Santika Dyandra maupun Grand City Hall, benar-benar siap sehingga memberikan kesan positif bagi para tamu," katanya.
Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan Rakernas APEKSI akan menjadi etalase pembangunan Kota Medan di tingkat nasional sekaligus memperkuat citra ibu kota Sumatera Utara sebagai kota metropolitan yang modern dan tertata.
Pemerintah Kota Medan sendiri telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran kegiatan. Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polrestabes Medan telah memetakan jalur utama yang akan dilalui para peserta, termasuk menyiapkan rekayasa lalu lintas dan kantong parkir di sekitar lokasi acara guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Selain itu, aspek keamanan, kebersihan, dan penataan kawasan juga diperkuat menjelang pembukaan Rakernas. Personel gabungan akan disiagakan di sejumlah titik strategis, sementara petugas kebersihan meningkatkan intensitas pelayanan agar wajah Kota Medan tetap bersih dan nyaman selama kegiatan berlangsung.
Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan Rakernas APEKSI turut diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal. Ratusan UMKM akan difasilitasi mengikuti Indonesia City Expo (ICE) ke-22 untuk mempromosikan berbagai produk unggulan kepada ribuan peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.
Sektor perhotelan dan pariwisata juga diperkirakan memperoleh manfaat besar. Tingkat hunian hotel di Kota Medan dilaporkan mengalami peningkatan signifikan menjelang pembukaan acara seiring kedatangan para wali kota, pejabat pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga komunitas kreatif dari berbagai provinsi.
Panitia turut menyiapkan sejumlah agenda pendamping, termasuk City Tour, guna memperkenalkan destinasi wisata dan warisan budaya Kota Medan kepada para peserta. Beberapa lokasi yang dijadwalkan dikunjungi antara lain Istana Maimun, Masjid Raya Al-Mashun, serta kawasan Kota Lama Kesawan yang telah direvitalisasi.
Melalui penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI 2026, Kota Medan diharapkan tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pariwisata di kawasan barat Indonesia, sekaligus melahirkan rekomendasi strategis bagi pembangunan kota-kota di masa depan.

Komentar
Posting Komentar