PPKS Medan Siapkan TPOMI 2026, Dorong Transformasi Digital Industri Sawit
MEDAN — Media kilasberita.com Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan bersiap menggelar ajang terbesar teknologi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) pabrik kelapa sawit bertajuk 4th Technology & Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) 2026. Perhelatan skala nasional ini akan berlangsung pada 8–10 Juli 2026 bertempat di Adimulia Hotel, Sumatera Utara.
Ketua Panitia TPOMI 2026, Posma Sinurat, menjelaskan bahwa forum tahun ini mengusung tema “Updating Technology & Talent For Palm Oil Mill and Downstream”. Momentum penyelenggaraan kali ini terasa sangat spesial karena bertepatan dengan refleksi 115 tahun kelapa sawit komersial di Indonesia.
“TPOMI 2026 dirancang sebagai wadah transformasi digital sekaligus penjawab tantangan utama pabrik kelapa sawit saat ini. Industri tidak bisa lagi mengandalkan operasional konvensional, tetapi harus bergerak menuju sistem cerdas, predictive, dan data-driven melalui pemanfaatan AI serta teknologi otomatisasi,” ujar Posma, Senin (22/6).
Rangkaian kegiatan ini dibagi dalam tiga agenda utama, yakni conference pada 8–9 Juli, exhibition 8–10 Juli, serta field trip pada 10 Juli 2026 yang akan membawa peserta melihat langsung penerapan teknologi di pabrik kelapa sawit modern.
Konferensi tersebut akan menghadirkan pakar, praktisi, akademisi, hingga regulator dari dalam dan luar negeri untuk membahas efisiensi produksi, mitigasi oil losses, digitalisasi, serta aspek keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.
Sementara itu, pameran teknologi akan menampilkan berbagai inovasi mesin dan sistem otomasi terbaru dari para vendor industri, yang diharapkan dapat mempercepat modernisasi pabrik kelapa sawit di Indonesia.
Kegiatan ini terbuka bagi pelaku usaha, manajemen pabrik, akademisi, mahasiswa, hingga pemerhati industri. Pihak panitia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam forum strategis ini guna memperkuat daya saing industri sawit Indonesia di pasar global.
Selain menjadi forum pertukaran gagasan, TPOMI 2026 juga diharapkan menjadi katalis percepatan adopsi teknologi digital di sektor hulu hingga hilir industri kelapa sawit nasional. Dengan tantangan global yang semakin ketat, peningkatan efisiensi dan keberlanjutan menjadi fokus utama yang akan terus didorong dalam setiap sesi diskusi.
Panitia menegaskan bahwa kehadiran TPOMI 2026 bukan hanya sebagai agenda rutin, tetapi sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kelapa sawit terbesar dunia melalui inovasi, peningkatan kompetensi SDM, dan pemanfaatan teknologi modern yang berkelanjutan.

Komentar
Posting Komentar