MEDAN – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan menggelar kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) bagi Fasilitator Teknis dalam Pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat Jenjang 6 dan Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan Jenjang 4 di Grand Kanaya Hotel Medan, 17–19 Juni 2026.
Pembukaan acara dihadiri Sekretaris Dinas SDABMBK Kota Medan Gema Halelu Isa, S.T., M.T., Kepala Bidang Bina Konstruksi (Jasa Konstruksi) Fakhrul, S.T., serta Kepala Bidang Bina Marga Yulius Ares, S.T.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Gema Halelu Isa yang mewakili Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi, S.S.T.P., M.T.
Dalam sambutannya, Gema menegaskan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan aparatur yang telah terpilih untuk mengikuti pembekalan dan uji sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi.
"Peserta yang hadir di sini merupakan peserta yang terpilih, sehingga harus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembekalan dan uji sertifikasi ini dengan serius dan penuh tanggung jawab," ujar Gema.
Ia berharap sertifikasi yang diperoleh nantinya dapat meningkatkan kapasitas peserta, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan maupun sikap kerja sebagai fasilitator teknis pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat.
"Dengan sertifikasi yang diperoleh, para peserta diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang semakin baik sebagai Fasilitator Teknis Infrastruktur Berbasis Masyarakat. Kompetensi tersebut diharapkan mampu menunjang peningkatan kinerja sekaligus mendukung pengembangan karier yang lebih baik di masa mendatang," katanya.
Menurut Gema, pembangunan infrastruktur yang berkualitas membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki sertifikasi sesuai standar profesi. Karena itu, kegiatan pembekalan dan sertifikasi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas aparatur yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur di Kota Medan.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, laporan panitia, sambutan dan pembukaan acara, serta foto bersama. Selanjutnya peserta mengikuti berbagai materi pembekalan yang disampaikan narasumber Dr. Sutrisno, S.T., M.T.
Materi yang diberikan meliputi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), komunikasi di tempat kerja, pengembangan jaringan kemitraan, serta penyusunan program kerja fasilitasi teknis pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat.
Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi lanjutan mengenai pengembangan kapasitas kelompok masyarakat, perencanaan partisipatif, penyusunan rencana konstruksi, penilaian sarana dan prasarana infrastruktur, hingga penyusunan laporan pelaksanaan pembangunan berbasis masyarakat.
Sementara pada hari terakhir, seluruh peserta mengikuti uji sertifikasi yang dilaksanakan oleh LSP Gataki Konstruksi Mandiri sebagai bagian dari proses penilaian kompetensi untuk memperoleh sertifikat profesi sesuai bidang masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Dinas SDABMBK Kota Medan berharap dapat melahirkan tenaga konstruksi yang kompeten, profesional dan bersertifikat sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan pembangunan yang aman, berkualitas dan berkelanjutan di Kota Medan. Erni.
Komentar
Posting Komentar