Perketat Jalur Laut Internasional, Imigrasi Belawan Lakukan Pemeriksaan Ketat Alat Angkut Kapal Niaga Asing


Perketat Jalur Laut Internasional, Imigrasi Belawan Lakukan Pemeriksaan Ketat Alat Angkut Kapal Niaga Asing

MEDAN (Media kilasberita.com) – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tritura Sumatera Utara, Idris Johansyah, pada Selasa (7/7) mengacungkan jempol atas ketegasan Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan dalam memperketat pengawasan orang asing di jalur laut internasional melalui pemeriksaan intensif alat angkut. Langkah proaktif ini dinilai sangat krusial dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia, mendeteksi potensi kejahatan transnasional, serta mengantisipasi masuknya pekerja migran ilegal maupun penyelundupan manusia (human trafficking) melalui pelabuhan niaga.

Operasi pengetatan pemeriksaan ini menyasar kapal-kapal kargo dan niaga asing berukuran besar yang bersandar di Pelabuhan Internasional Belawan, di antaranya kapal MV Morajan dan MT AU Taurus yang membawa puluhan awak kapal berkebangsaan asing (WNA) dari berbagai negara seperti Myanmar dan beberapa negara Asia lainnya. Petugas imigrasi secara teliti memeriksa kesesuaian paspor, dokumen perlintasan maritim, keabsahan visa kru, hingga dokumen crew list (manifest awak kapal) langsung di atas geladak kapal (on-board clearance) sebelum para kru diizinkan turun atau melakukan aktivitas bongkar muat.

Menurut Idris Johansyah, pemeriksaan ketat di TPI Belawan merupakan langkah preventif yang cerdas mengingat pelabuhan laut sering kali menjadi titik rawan yang dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan lintas negara. Konsistensi petugas dalam menegakkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian di wilayah maritim ini membuktikan bahwa pengawasan wilayah hukum Sumatera Utara berjalan sangat optimal. LSM Tritura menegaskan dukungannya terhadap penegakan aturan tanpa pandang bulu demi menjaga stabilitas keamanan nasional.

Komentar