Poltekpar Medan Dorong Ekonomi Desa Wisata Saitbuttu

MEDAN (Kilasberita65): Program Studi Manajemen Perencanaan dan Pemasaran Pariwisata (MPPP) Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Wisata Saitbuttu, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, 26–27 September 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi sekaligus upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan pariwisata berbasis komunitas.

Program PkM melibatkan tim dosen, perangkat desa, pelaku UMKM, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta mahasiswa yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Tim PkM memfokuskan kegiatan pada penguatan promosi digital destinasi wisata dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memasarkan produk lokal.

Salah satu kegiatan berupa pelatihan optimalisasi testimoni wisatawan dan pembuatan konten digital. Pemuda desa dan anggota Pokdarwis diberikan pembekalan untuk mengangkat potensi alam dan budaya Saitbuttu melalui foto maupun video menggunakan gawai.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penyusunan narasi atau copywriting, penyuntingan konten, serta pemanfaatan testimoni positif wisatawan untuk meningkatkan visibilitas Desa Wisata Saitbuttu di berbagai platform digital.

Selain itu, tim PkM memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam menyusun brosur promosi produk. Pendampingan mencakup penyusunan desain dan narasi agar produk lokal, termasuk kuliner dan kerajinan khas Simalungun, dapat dipromosikan secara lebih menarik dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Kepala Desa dan perwakilan Pokdarwis Saitbuttu menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap kerja sama dengan Poltekpar Medan dapat berlanjut sehingga pengembangan pariwisata desa memiliki arah yang lebih jelas dan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Poltekpar Medan mendorong masyarakat tidak hanya menjadi pelaku dalam kegiatan pariwisata, tetapi juga mampu mengelola potensi desa, mempromosikan destinasi, serta mengembangkan produk lokal secara mandiri. Tim

Komentar