Bapenda Medan Pelajari Inovasi Pajak Digital Denpasar untuk Dongkrak PAD

MEDAN -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan melakukan studi tiru ke Bapenda Kota Denpasar, Bali, guna mempelajari berbagai inovasi layanan perpajakan berbasis digital yang dinilai berhasil mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kunjungan kerja yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026) tersebut dipimpin Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, didampingi para kepala bidang dan Kasubag Umum. Rombongan diterima langsung oleh Plt Kepala Bapenda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adi Merta, bersama sekretaris dan jajaran Bapenda Denpasar.

Dalam pertemuan itu, Bapenda Medan memperoleh pemaparan mengenai strategi optimalisasi penerimaan pajak daerah, pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan perpajakan, serta berbagai inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kota Denpasar.

Sejumlah program unggulan yang dipresentasikan antara lain digitalisasi layanan perpajakan, sistem pengawasan pajak berbasis teknologi, hingga penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan PAD.

Selain itu, Bapenda Denpasar juga memperkenalkan berbagai layanan digital seperti SIMPADA Terpadu, aplikasi mobile Pajak Digital (PAGI) Denpasar, serta sejumlah klaster pelayanan pajak berbasis digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan perpajakan secara cepat, mudah, dan transparan.

Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengelolaan pendapatan daerah sekaligus mencari referensi penerapan inovasi pelayanan publik di Kota Medan.

“Melalui studi tiru ini, kami mendapatkan banyak informasi dan praktik baik yang dapat menjadi bahan evaluasi maupun kajian untuk diterapkan di Kota Medan, khususnya dalam penguatan digitalisasi layanan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta optimalisasi penerimaan PAD,” ujarnya.

Menurut Agha, komunikasi dan kolaborasi antardaerah menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan pendapatan daerah yang terus berkembang. (tim)


Kunjungan studi tiru tersebut dilaksanakan secara non-APBD dengan dukungan salah satu mitra perbankan di Sumatera Utara. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan koordinasi dan kerja sama antara Bapenda Kota Medan dan Bapenda Kota Denpasar semakin erat serta dapat melahirkan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi PAD Kota Medan di masa mendatang.

Komentar