Dinas SDABMBK Medan Resmi Tutup Rangkaian Sertifikasi dan Bimtek Konstruksi 2026

MEDAN (Kilasberita) – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan resmi menutup rangkaian kegiatan pembekalan, bimbingan teknis (bimtek), dan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi tahun anggaran 2026 di Medan, Jumat (19/6/2026). Rangkaian acara yang berlangsung secara berkala sejak Mei ini ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas SDABMBK Kota Medan, Fakhrul.

Dalam sambutannya, Fakhrul yang mewakili Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi menyampaikan apresiasi tinggi kepada para narasumber nasional dan tim asesor. Ia menekankan agar seluruh materi pembekalan, regulasi, dan aspek keselamatan kerja yang didapat peserta selama pelatihan wajib diimplementasikan langsung saat mengelola proyek di lapangan guna meningkatkan mutu infrastruktur di Kota Medan.

Rangkaian program konstruksi yang telah selesai dan resmi ditutup meliputi Bimtek Pembinaan Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) pada Kamis (11/6/2026), Sertifikasi Pengawas Lapangan Drainase dan Bangunan Gedung pada akhir Mei 2026, serta Sertifikasi Fasilitator Teknis dan Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan yang menjadi agenda penutup pada Jumat (19/6/2026).

Meskipun sejumlah kelas teknis tersebut telah berakhir, Dinas SDABMBK Kota Medan menegaskan bahwa Program Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi 2026 yang bersifat gratis untuk umum masih terus dibuka. Pendaftaran untuk kuota kelas baru akan ditutup secara otomatis jika kapasitas peserta telah terpenuhi.

Fakhrul menambahkan bahwa kepemilikan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) kini menjadi syarat mutlak bagi para pekerja konstruksi agar legalitas dan profesionalisme mereka diakui secara nasional. 

Melalui program pembinaan berkala ini, Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk terus mencetak tenaga kerja lokal yang berdaya saing tinggi serta mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah dalam menyerap peluang kerja konstruksi yang kian kompetitif.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK Kota Medan, Yulius Ares, turut mengingatkan para peserta yang telah menyelesaikan ujian agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian jenjang kompetensi saat ini. 

Pihak dinas mendorong para pelaksana dan fasilitator lapangan untuk terus melanjutkan studi praktis serta meningkatkan kualifikasi keahlian mereka ke jenjang yang lebih tinggi guna menghadapi kompleksitas proyek infrastruktur modern ke depan.

Penutupan rangkaian kegiatan ini diakhiri dengan evaluasi hasil ujian kompetensi dari pihak Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) serta penyerahan berkas kelulusan secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Pihak SDABMBK berharap, dengan lahirnya para pekerja bersertifikat ini, angka kegagalan konstruksi dan kecelakaan kerja di berbagai proyek strategis Kota Medan dapat ditekan semaksimal mungkin demi keselamatan publik. (ERNI)

Komentar