Pemprovsu Siapkan Bantuan Peralatan Nelayan Rp14,8 Miliar untuk Sejumlah Daerah



MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Sumut mengalokasikan anggaran sekitar Rp14,8 miliar untuk pengadaan berbagai sarana dan prasarana perikanan tangkap yang akan disalurkan kepada kelompok nelayan di sejumlah kabupaten/kota. Program ini merupakan bagian dari Program Strategis Daerah (PSD) Nomor 20 Gubernur Sumatera Utara tentang pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), total anggaran yang direncanakan mencapai Rp14.812.026.835. Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan nelayan, mulai dari kapal, alat tangkap, mesin kapal hingga perlengkapan keselamatan.


Daerah penerima bantuan meliputi Kabupaten Langkat, Kota Medan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Selatan.

Adapun rincian pengadaan yang direncanakan antara lain 20 unit kapal 5 GT senilai Rp5 miliar, 4.160 unit alat penangkapan ikan senilai Rp6,75 miliar, 949 unit life jacket senilai Rp880,4 juta, 64 unit coolbox berkapasitas 220 liter senilai Rp102 juta, 11 unit mesin kapal senilai Rp150,6 juta, 48 unit sampan bermotor beserta perlengkapannya senilai Rp1,047 miliar, 152 unit rumah ikan senilai Rp760 juta serta satu paket peralatan perikanan senilai Rp116,7 juta.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Diskanla Sumut, Jenny Masniari, membenarkan bahwa anggaran tersebut diperuntukkan bagi pengadaan peralatan yang selanjutnya akan disalurkan kepada kelompok nelayan. Namun, ia menjelaskan tidak seluruh rencana pengadaan akan direalisasikan pada tahun ini.

"Yang batal itu rumah ikan, pengadaan sampan di Tapanuli Tengah, dan pengadaan alat tangkap di Sibolga. Perubahannya sudah tercantum di aplikasi LKPP. Bantuan nantinya diserahkan kepada kelompok nelayan," ujar Jenny melalui pesan WhatsApp.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari Program Strategis Daerah Nomor 20 Gubernur Sumatera Utara yang berfokus pada pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap guna meningkatkan produktivitas nelayan serta mendukung pertumbuhan ekonomi sektor kelautan dan perikanan di Sumatera Utara.

Dengan dukungan sarana penangkapan ikan yang lebih memadai, pemerintah berharap produktivitas nelayan meningkat, biaya operasional dapat ditekan, serta kesejahteraan masyarakat pesisir di berbagai daerah penerima bantuan ikut terdongkrak. Program ini juga diharapkan memperkuat sektor perikanan tangkap sebagai salah satu penopang perekonomian daerah. (erniyati)

Komentar