Bank Sumut Optimalkan Sinergi Anggaran Bersama Pemerintah Daerah

MEDAN (Kilasberita) — PT Bank Sumut terus mengoptimalkan perannya sebagai bank pembangunan daerah dalam mendukung kebijakan anggaran pemerintah daerah di tengah tantangan penyesuaian fiskal nasional. Sinergi tersebut diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Sebagai mitra finansial pemerintah daerah, Bank Sumut memfokuskan dukungan pembiayaan pada pembangunan infrastruktur dasar dan pelayanan publik yang dinilai mendesak. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.

Manajemen Bank Sumut menilai penguatan fungsi intermediasi penting untuk menjaga daya beli masyarakat di Sumatera Utara. Kerja sama antara Bank Sumut dan pemerintah daerah juga menjadi bagian dari upaya menghadapi dinamika ekonomi.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong Bank Sumut agar tampil semakin progresif dan kompetitif di tingkat nasional. Pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat struktur permodalan bank melalui skema inbreng aset serta reinvestasi dividen secara berkelanjutan.

Dengan penguatan permodalan menuju target Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 2, kapasitas Bank Sumut dalam menyerap risiko dan menyalurkan pembiayaan diharapkan semakin meningkat.

Optimalisasi pengelolaan kas daerah melalui sistem digital yang transparan juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian Sumatera Utara.

Dalam mendukung pengelolaan fiskal tersebut, Bank Sumut mulai menerapkan sistem peringatan dini terhadap realisasi penyerapan anggaran belanja daerah. Sistem ini membantu pemerintah kabupaten dan kota memantau pos anggaran yang penyerapannya masih rendah sehingga dapat segera dievaluasi.

Melalui koordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Bank Sumut juga berupaya memastikan transaksi keluar-masuk kas daerah tercatat secara tertib dan akurat. Dokumentasi yang baik menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. (erni)



Komentar