Yusraman: Keluarga Jadi Benteng Utama Cegah Narkoba

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Tembung, H. Yusraman Kaya Siregar, M.Si., menghadiri rapat koordinasi lintas sektor bersama Camat Medan Tembung, unsur Polsek, Koramil, Kepala Puskesmas, serta Koordinator Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Medan Tembung, Jumat (19/6/2026). Kilasberita65/ist

MEDAN (Kilasberita65) – Kepala KUA Kecamatan Medan Tembung, H. Yusraman Kaya Siregar, M.Si., menegaskan keluarga harus menjadi benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan berbagai pengaruh negatif yang mengancam generasi muda.

“Fondasi utama dalam membentengi masyarakat dari bahaya narkoba dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga,” ujar Yusraman dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor yang digelar KUA Kecamatan Medan Tembung belum lama ini.

Menurut Yusraman, upaya pencegahan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran keluarga, lembaga keagamaan, pemerintah, tenaga kesehatan, TNI dan kepolisian perlu berjalan bersama untuk membangun kesadaran masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri Camat Medan Tembung serta unsur pimpinan Polsek, Koramil dan Puskesmas setempat. Pertemuan itu membahas sejumlah persoalan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, terutama pencegahan peredaran narkoba dan penguatan ketahanan keluarga.

Yusraman mengatakan, edukasi bahaya narkoba perlu dilakukan secara masif hingga tingkat kelurahan dan lingkungan. Menurutnya, masyarakat harus diberikan pemahaman mengenai dampak narkotika terhadap kesehatan, kehidupan sosial dan masa depan generasi muda.

“Pencegahan harus dimulai dari keluarga. Orang tua harus memiliki kepedulian dan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya,” katanya.

Selain membahas pencegahan narkoba, rakor juga membahas optimalisasi program Kursus Calon Pengantin (Suscatin). KUA Medan Tembung mendorong agar pembekalan calon pengantin dilakukan secara lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai instansi.

Dalam program tersebut, Puskesmas diharapkan memberikan materi mengenai kesehatan reproduksi dan pemeriksaan kesehatan pranikah. Sementara kepolisian dan TNI dapat memberikan pembekalan mengenai kesadaran hukum, keamanan serta wawasan kebangsaan.

Yusraman menilai pembekalan calon pengantin penting karena keluarga yang akan dibangun harus memiliki fondasi yang kuat sejak awal. Pasangan calon suami istri tidak hanya perlu memahami tanggung jawab dalam rumah tangga, tetapi juga harus memiliki kesiapan kesehatan, mental dan sosial.

Menurutnya, keluarga yang kuat akan lebih mampu memberikan pendidikan dan perlindungan kepada anak-anak sehingga tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

“Melalui Suscatin, kita ingin calon pasangan suami istri memiliki bekal yang cukup untuk membangun keluarga yang sehat, harmonis, sadar hukum dan mampu mendidik anak-anaknya dengan baik,” ujarnya.

Perwakilan Puskesmas Medan Tembung menyambut baik penguatan kerja sama tersebut. Edukasi kesehatan reproduksi dan pemeriksaan pranikah dinilai penting untuk mengetahui kondisi kesehatan calon pengantin sekaligus mempersiapkan keluarga yang sehat.

Puskesmas juga menilai edukasi mengenai dampak narkoba terhadap kesehatan perlu menjadi bagian dari pembinaan masyarakat. Penyalahgunaan narkotika dapat menimbulkan berbagai persoalan kesehatan dan sosial yang berdampak pada keluarga.

Sementara unsur kepolisian dan TNI menyatakan kesiapan mendukung program pencegahan melalui sosialisasi hukum dan keamanan lingkungan. Pengawasan bersama di tingkat kelurahan dan lingkungan dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.

Rakor lintas sektor tersebut kemudian menyepakati pentingnya koordinasi dan pemantauan secara berkala. Masing-masing instansi diharapkan mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya dalam mengawal program di lapangan.

Yusraman berharap sinergi lintas sektor tersebut tidak berhenti pada rapat koordinasi, tetapi diwujudkan melalui kegiatan nyata yang langsung menyentuh masyarakat.

“Sinergi ini harus terus dijaga. Kita ingin masyarakat Medan Tembung semakin sadar bahaya narkoba dan memiliki keluarga yang kuat, sehat serta mampu menjadi benteng bagi generasi muda,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi KUA, pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI dan Puskesmas, Kecamatan Medan Tembung diharapkan dapat memperkuat upaya mewujudkan lingkungan yang Bersih dari Narkoba (Bersinar) sekaligus membangun keluarga yang sakinah dan berkualitas. (erni)

 

Komentar