Program Tebus Ijazah Medan Sudah Bantu 278 Siswa

MEDAN — Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waas terus menggenjot pelaksanaan Program Tebus Ijazah yang menargetkan 1.000 siswa penerima manfaat sepanjang 2026.

Hingga pertengahan September 2026, program tersebut telah terealisasi bagi 278 alumni atau peserta didik dari keluarga kurang mampu yang sebelumnya terkendala memperoleh ijazah karena masih memiliki tunggakan biaya sekolah.

Program ini menjadi salah satu upaya Pemkot Medan membantu masyarakat kurang mampu agar persoalan administrasi dan biaya pendidikan tidak menghambat peserta didik dalam memperoleh dokumen kelulusan. Ijazah dinilai penting sebagai dokumen pendidikan yang dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Dewan Pimpinan Provinsi Elang Tiga Hambalang Sumatera Utara (DPP Elang Tiga Hambalang Sumut) mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Namun, organisasi itu meminta Pemkot Medan memastikan proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.

Selain transparansi, pendataan penerima manfaat juga dinilai perlu dilakukan secara cermat agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan. Pemerintah juga diharapkan membuka informasi mengenai mekanisme pengajuan, kriteria penerima serta perkembangan realisasi program secara berkala kepada masyarakat.

Dengan target 1.000 penerima sepanjang 2026, Pemkot Medan masih memiliki pekerjaan untuk memperluas cakupan program hingga akhir tahun. Evaluasi secara berkala dinilai penting agar pelaksanaan Program Tebus Ijazah tidak hanya mengejar jumlah penerima, tetapi juga memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan keluarga yang menghadapi kendala biaya pendidikan. (Erni)

Komentar