MEDAN (Kilasberita65) – Upaya mewujudkan Sumatera Utara bebas rabies ditandai dengan vaksinasi massal terhadap 15.000 Hewan Pembawa Rabies (HPR) dalam Festival Bulan Bakti Peternakan ke-190 dan World Rabies Day (WRD) 2026 di Lapangan Astaka, Medan Sport Center, Jalan William Iskandar Pasar V, Sabtu-Minggu (26-27/9/2026).
Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kementerian Pertanian RI tersebut sekaligus menargetkan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Ribuan anjing, kucing dan kera menjadi sasaran vaksinasi rabies yang diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Sejak hari pertama pelaksanaan, masyarakat dari Medan dan sekitarnya terlihat antusias membawa hewan peliharaan mereka ke lokasi kegiatan. Selain vaksinasi rabies gratis, panitia menyediakan berbagai layanan kesehatan hewan, mulai dari pemeriksaan dan pengobatan umum hingga tindakan kastrasi atau kebiri gratis bagi kucing jantan.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada vaksinasi rabies. Festival juga dirangkai dengan berbagai kompetisi dan kegiatan edukatif, di antaranya Kontes Burung Kicau, kontes hewan kesayangan, kontes ternak unggulan seperti sapi dan kambing, serta lomba mewarnai yang diikuti anak-anak.
Pengunjung juga mendapatkan edukasi melalui talkshow interaktif mengenai dunia peternakan dan kesehatan hewan. Berbagai kegiatan tersebut dikemas dengan hiburan musik secara langsung sehingga festival menjadi ruang edukasi sekaligus interaksi bagi masyarakat dan komunitas pencinta hewan.
Bagi masyarakat yang tidak membawa hewan peliharaan, festival tetap menawarkan daya tarik melalui Bazar UMKM dan Pasar Murah. Sejumlah stan menyediakan produk olahan peternakan serta kebutuhan pokok yang ditawarkan dengan harga terjangkau.
Antusiasme masyarakat diperkirakan semakin meningkat pada hari kedua, Minggu (27/9/2026), yang menjadi rangkaian puncak festival. Panitia menjadwalkan sejumlah kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam jumlah besar, antara lain Fun Walk, gerakan Makan Telur Massal serta pembagian puluhan ribu butir telur gratis kepada pengunjung.
Target vaksinasi terhadap 15.000 HPR menjadi salah satu agenda utama dalam festival tersebut. Selain mendukung pengendalian rabies, capaian vaksinasi secara massal itu diarahkan untuk mencatatkan prestasi melalui Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi dan pemeliharaan kesehatan hewan. Edukasi tersebut penting mengingat rabies merupakan penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia dan memiliki risiko serius terhadap kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi rabies dan menjaga kesehatan hewan peliharaan semakin meningkat. Pengendalian rabies juga membutuhkan partisipasi masyarakat, terutama dalam memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi serta penanganan yang tepat.
Festival Bulan Bakti Peternakan dan WRD 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi turut memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas pencinta hewan dan pelaku usaha peternakan dalam menjaga kesehatan hewan serta mendukung upaya pengendalian rabies di Sumatera Utara. (Erni)
Komentar
Posting Komentar