MEDAN () – Sebanyak 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terpilih mengikuti tahapan wawancara dan uji cita rasa (*interview & food tasting*) untuk menjadi calon tenant Blok Petisah, proyek pengembangan kawasan kuliner dan ekonomi kreatif di Pasar Petisah, Medan.
Dari lebih 1.000 calon tenant yang mendaftarkan usaha, tim kurator menyaring peserta hingga tersisa 50 kandidat terbaik. Salah satu usaha kuliner yang berhasil masuk tahap tersebut adalah **Dendeng Lambok Uni Erni**, yang menawarkan sajian khas masakan Padang.
Yahapan wawancara dan uji cita rasa dijadwalkan berlangsung Kamis (22/10/2026), pukul 11.00–18.00 WIB, di Senghap Kesawan lantai 2, Medan.
Dalam proses tersebut, calon tenant diminta membawa contoh makanan atau minuman yang didaftarkan dalam porsi penuh dengan penyajian yang layak. Tim kurator akan menilai produk berdasarkan aspek rasa, kualitas, dan tampilan sajian.
Calon tenant yang telah menerima undangan resmi melalui WhatsApp atau pesan singkat juga diminta mengonfirmasi kehadiran kepada pihak pengelola.
Kurasi ini menjadi bagian dari upaya menyeleksi pelaku UMKM yang akan mengisi Blok Petisah, kawasan yang dikembangkan sebagai pusat kuliner, produk kreatif, dan ruang berkumpul masyarakat.
Proyek revitalisasi tersebut dirancang menghadirkan beragam usaha lokal, mulai dari kuliner hingga produk fesyen, serta fasilitas pendukung seperti pertunjukan musik dan ruang kerja bersama (*coworking space*).
Dengan luas kawasan sekitar 6.582 meter persegi, Blok Petisah diproyeksikan menampung sekitar 150–200 tenant UMKM dan merek lokal.
Pengembangan kawasan ini diharapkan memberikan ruang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan Pasar Petisah.
Pengelola menargetkan Blok Petisah mulai beroperasi penuh menjelang Ramadan 2027. Sementara pembangunan berlangsung, aktivitas perdagangan di gedung utama Pasar Petisah tetap berjalan. (Erni)
.jpg)
Komentar
Posting Komentar